LAMPUNG TENGAH – (KoamalNews.com) – Buruknya Pembangunan Jalan Telford (Onderlagh) di Kampung Totokaton Irian II , Kecamatan Punggur , Lampung Tengah, diduga tak sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) dan terkesan asal jadi.
Pasalnya, pembangunan jalan onderlagh yang terletak di Irian, II, yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2025 itu disinyalir menjadi ajang korupsi oleh sejumlah pihak.
Hal itu terlihat pada teknis pemasangan batu yang seharusnya berdiri tegak namun dipasang dengan cara tertidur. Sehingga tidak dapat menjamin kualitas pembangunan tersebut dapat bertahan lama.
Menurut sumber yang tidak ingin di sebutkan nama nya menayatakan kepada awak media.
“Parah mas kerjaannya, parahnya lagi pemasangan batu acak-acakan dan tidak beraturan, seakan asal jadi,” ujar narasumber.
Diri nya berharap kepada dinas terkait agar dapat turun dan mengkroscek secara langsung hasil pembangunan yang menggunakan uang negara. Bahkan, ia juga berharap kedepan kualitas dalam setiap pembangunan dapat sesuai dengan spesifikasi kontruksi bangunan.
“Tentunya saya berharap kepada instansi terkait khususnya Bupati Ardito Wijaya maupun Wakil Bupati I Komang Koheri bisa mengkroscek secara langsung hasil pembangunan ini. Agar kedepan tidak ada lagi perangkat desa/kampung yang memanfaatkan momentum demi keuntungan pribadi,” pungkasnya.
Awak media pun berupaya menghubungi kepala kampung Totokaton via pesan whatsap, guna untuk meminta klarifikasi terkait pembangun jalan Onderlagh, Namun tidak ada di respon meskipun dalam keadaan aktif (Bungkam).
Awak media juga coba menghubungi Kadis PMK Fathul, guna meminta tanggapan terkait pembangunan Oderlagh Kampung Totokaton,
“ Yang jelas, dalam pengelolaan keuangan kampung sudah ada ketentuan dalam pelaksanaannya, terimakasih informasinya, akan kami tindaklanjuti dan berkoordinasi dengan camat. (Tim-Red)












