LAMPUNG TENGAH – (KomalaNews.com) – Kantor DPRD Lampung Tengah menjadi sorotan publik akhir -akhir atas lemah nya tugas dan fungsi pengawasan sebagai Anggota DPRD, seperti yang terjadi saat ini terkait pembayaran media Advertorial ada beberapa media yang sudah selesai berkontrak namun tidak di bayarkan sampai dengan awal tahun 2026.
Lantas atas hal itu mendapat respon kekecewaan dari Hidayat selaku masyarakat Lampung Tengah, maupun selaku pemilik media kepada ketua DPRD Lampung Tegah, maupun ketua Komisi I ketidak pekaan dengan masalah yang terjadi saat ini.
Hidayat mengungkapkan seharusnya mereka hadir di tengah masyarakat dari audensi dengan kejaksaan sampai viral nya pemberitaan, tidak satupun anggota DPRD Lampung Tengah yang hadir di tengah – tengah masyarakat terkesan tidak ada keperdulian terhadap masyarakat. jelas jelas media memberitakan publikasi kegiatan ketua DPRD namun ketua DPRD seperti mati rasa.” Ucapnya.
Iy menambahkan “ Anggota DPRD yang ada di Lampung Tengah sebetul nya paham tidak akan tugas dan fungsi mereka sebagai wakil rakyat, atau mereka hanya pura pura tidak tahu. Beberapa kali perwakilan dari masyarakat mengirimkan surat tidak pernah mereka tanggapi.
“Jelas – jelas dia ketua nya, kok bisa Sekwan gak segen sama dia arti nya itu ketidak mampuan dia jadi pemimpin.” Tegas Hidayat.
Sampai berita ini di terbitkan belum ada klarifikasi resmi dari kantor DPRD Lampung Tengah. (Tim-Red)












