Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, Memimpin Rapat Exit Meeting Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung.

Oplus_131072

LAMPUNG TENGAH – (KomalaNews.com) – Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, memimpin Rapat Exit Meeting Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung yang digelar di Ruang Rapat Subing, Kantor Bupati Lampung Tengah, Senin (17/11/2025). Rapat tersebut menandai berakhirnya rangkaian pemeriksaan yang dilakukan BPK, khususnya terkait Barang Milik Daerah (BMD) dan Program Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam paparannya, tim BPK menyampaikan sejumlah temuan dan catatan penting terkait penatausahaan BMD, mulai dari kecukupan dokumen kepemilikan, kondisi fisik aset, hingga ketertiban administrasi dalam proses pencatatan dan pelaporan. Pemeriksaan juga mencakup efektivitas pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian TBC, termasuk capaian indikator, ketepatan sasaran, serta penggunaan anggaran.

Bupati Ardito Wijaya menyampaikan apresiasi kepada tim BPK atas pelaksanaan pemeriksaan yang berjalan komunikatif dan konstruktif. Ia menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang disampaikan akan menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Rekomendasi BPK merupakan pedoman bagi kami dalam meningkatkan kualitas pengelolaan Barang Milik Daerah dan memperkuat program penanggulangan TBC. Pemkab Lampung Tengah berkomitmen untuk memperbaiki kekurangan, memperkuat koordinasi, serta memastikan bahwa seluruh program berjalan efektif dan transparan,” ujar Ardito.

Terkait BMD, Bupati menekankan pentingnya pembaruan data, peningkatan akurasi inventarisasi, serta penguatan pengawasan agar aset daerah dapat dimanfaatkan optimal. Sementara untuk Program TBC, ia meminta perangkat daerah terkait untuk memperluas jangkauan layanan, meningkatkan kampanye kesehatan, dan memastikan penanganan pasien berjalan sesuai standar kesehatan.

Perwakilan BPK Provinsi Lampung turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh jajaran Pemkab Lampung Tengah selama proses pemeriksaan berlangsung. Mereka berharap tindak lanjut dapat dilakukan tepat waktu sehingga kualitas tata kelola pemerintahan terus meningkat.

Rapat exit meeting ini dihadiri, para Asisten, Staf Ahli, dan Kepala Perangkat Daerah terkait. Dengan selesainya rangkaian pemeriksaan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik di sektor kesehatan maupun pengelolaan aset daerah. (Tim-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *