Elsan Tomi Sagita Anggota DPRD Prov Lampung Sosialisasikan PIP-WK, Bertempat di Kampung Terbanggi Besar.

Oplus_131072

LAMPUNG TENGAH – (KomalaNews.com) – Pentingnya persatuan dalam Demokrasi, memjadi materi yang disampaikan salah satu Anggota DPRD Provinsi Lampung, Elsan Tomi Sagita, S.A.P dalam kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang digelar di Kampung, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Selasa, (17/2/2026).

ETS menegaskan, bahwa pemimpin yang telah terpilih wajib mewakili seluruh masyarakat, termasuk yang tidak memilihnya. Nilai Pancasila mengajarkan persatuan dan tanggung jawab bersama, sehingga perbedaan pilihan harus berujung pada kebersamaan untuk membangun daerah.

“Kegiatan sosialisasi PIP-WK ini untuk menanamkan, menjaga, dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila serta memperkuat persatuan bangsa,” kata ETS.

Dalam hal ini lanjutnya, Anggota DPRD berperan membumikan Pancasila, meningkatkan pemahaman masyarakat, serta mempererat harmonisasi sosial di tengah keberagaman, seringkali diiringi dengan penguatan budaya gotong royong.

Tujuan utamanya adalah meningkatkan pemahaman mendalam, kesadaran, dan pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Legislatif dalam hal ini sebagai agen pemersatu yang mendekatkan diri dengan konstituen untuk menjaga harmoni sosial. Dimana, Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara kita,” tegasnya.

Di sinilah peran generasi muda sebagai agen persatuan, bijak bermedia sosial, dan menghindari konflik. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya BPIP dalam membumikan Pancasila secara terpadu, yang diharapkan dapat membuat masyarakat lebih sadar akan hak dan kewajibannya, serta mampu menjadikan Pancasila sebagai fondasi dalam aktivitas sehari-hari.

“Pancasila adalah fondasi utama Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ditengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya, Pancasila menjadi perekat persatuan bangsa. Karena itu, nilai-nilainya harus terus kita tanamkan, terutama kepada generasi muda,” tukasnya.

Selain itu anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil 7 (Lampung Tengah) ini menegaskan bahwa wawasan kebangsaan mengandung makna cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tomi menilai, Kampung memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa. Pemerintahan Kampung dan masyarakat merupakan garda terdepan dalam membangun karakter kebangsaan yang kuat.

“Kita ingin masyarakat Kampung semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, menghormati perbedaan, serta menjunjung tinggi nilai gotong royong. Itu adalah implementasi nyata dari Pancasila,” pungkas ETS. (Tim-Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *