Plt Bupati I Komang Koheri, S.E., M.Sos., Bersama Plt. Ketua TP PKK Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, S.T., M.Sos., Resmi Diangkat Sebagai Warga Kehormatan Ikatan Keluarga Batak (IKB) Lampung Tengah.

LAMPUNG TENGAH – (KomalaNews.com) – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., bersama Plt. Ketua TP PKK Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, S.T., M.Sos., resmi diangkat sebagai Warga Kehormatan Ikatan Keluarga Batak (IKB) Lampung Tengah. Prosesi sakral tersebut berlangsung di Aula Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Yukum Jaya, Senin (16/2/2026).

Pengangkatan warga kehormatan dilakukan langsung oleh Ketua IKB Lampung Tengah, Pandu Silaban, S.STP., M.H., didampingi perwakilan tokoh adat Batak melalui prosesi adat yang khidmat. Penyematan kain ulos menjadi simbol penghormatan sekaligus penerimaan secara adat dalam keluarga besar Batak di Lampung Tengah.

Pada kesempatan tersebut, kain ulos sebagai tamu kehormatan juga diserahkan kepada Sekretaris Daerah Lampung Tengah, Welly Adi Wantra, S.STP., M.M., Anggota DPRD Lampung Tengah, Lucken Felario, serta Ketua FKUB Lampung Tengah, R. Mutawali.

Kegiatan ini digabungkan dengan Ibadah Syukur Tahun Baru 2026 dan dihadiri para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, serta Camat se-Lampung Tengah. Ribuan jamaah Kristiani dan warga Batak se-Lampung Tengah turut memadati aula, menciptakan suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Ketua IKB Lampung Tengah, Pandu Silaban, menyampaikan bahwa penganugerahan warga kehormatan merupakan bentuk penghargaan atas kepemimpinan yang merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku dan agama. Ia menilai komitmen Plt. Bupati dan Plt. Ketua TP PKK dalam menjaga harmoni dan mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan menjadi alasan kuat pemberian kehormatan tersebut.

Sementara itu, Plt. Bupati I Komang Koheri menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan utama dalam membangun Lampung Tengah.

“Pengangkatan ini menjadi amanah untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta memastikan pembangunan dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan, termasuk IKB, sangat penting dalam mewujudkan Lampung Tengah yang aman, rukun, dan sejahtera.

Prosesi adat yang sarat makna tersebut menjadi simbol kuat persaudaraan lintas budaya di Kabupaten Lampung Tengah, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebhinekaan dan semangat gotong royong demi kemajuan daerah. (Tim-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *