Skandal Kasus Korupsi OTT Bupati Ardito Diduga Libatkan Kepala ULP Lamteng, Alasan (WM) Tidak Pernah Mengantor.

Oplus_131072

LAMPUNG TENGAH – (KomalaNews.com) –  Oknum Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Lampung Tengah, WM, diduga jarang masuk kantor dan tidak berada di ruang kerjanya saat awak media ini mencoba melakukan konfirmasi secara langsung.

Pantauan awak media saat berada di kantor ULP Lampung Tengah pada siang hari, suasana kantor tampak lengang. Saat awak media mendatangi ruang kerja Kepala ULP, ruangan tersebut dalam keadaan terkunci dan tidak ada aktivitas. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait kehadiran pimpinan ULP di jam kerja.

Ketika awak media menanyakan keberadaan WM kepada salah satu pegawai ULP bernama NS, yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui posisi atasannya.

“Saya tidak tahu di mana Kepala ULP, sepertinya beliau tidak masuk kerja,” ujar NS kepada awak media.

Kedatangan awak media ke kantor ULP Lampung Tengah bertujuan untuk meminta klarifikasi pernyataan Juru Bicara KPK RI, Budi Prasetyo, yang disampaikan dalam konferensi pers di Gedung KPK Merah Putih beberapa waktu lalu. Dalam keterangannya, KPK mengungkap adanya dugaan pengaturan pemenang tender proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam konferensi pers tersebut, Budi Prasetyo menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penyidikan, Bupati Lampung Tengah AW diduga memberikan perintah kepada MAW, yang kemudian diteruskan kepada RHS, untuk mengondisikan pemenang tender melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP).

“Pengondisian tersebut diduga dilakukan agar proyek-proyek dimenangkan oleh pihak-pihak yang memiliki hubungan keluarga dengan bupati dan keluarganya,” ujar Budi Prasetyo dalam keterangan resminya.

Selain itu, awak media juga berupaya meminta klarifikasi terkait isu yang berkembang di tengah masyarakat lampung tengah, mengenai dugaan rencana pengondisian tender paket proyek tahun anggaran 2026, yang disebut-sebut akan dilakukan oleh sekelompok mantan tim sukses Aw.

Awak mediapun terus berupaya meminta klarifikasi kepada Kepala ULP WM melalui pesan whatsap dengan nomor  821-7886-xxxx namun sayang tidak ada respon (Bungkam).

hingga berita ini diturunkan, Oknum Kepala ULP Lampung Tengah, WM belum dapat ditemui dan belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai dugaan tersebut.Kasus ini menjadi pengingatan akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan proyek pemerintah.

Awak media akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai dengan prinsip jurnalistik dan asas praduga tak bersalah. (Tim-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *