Winarti Gantikan Sudin Pimpin PDIP Lampung Priode 2025-2030.

Oplus_131072

LAMPUNG – (KomalaNews.com) – DPP PDIP menetapkan Mantan Bupati Tulang Bawang, Winarti sebagai ketua DPD PDIP Provinsi Lampung periode 2025-20230 menggantikan Sudin pada Konferensi Daerah (Konferda) VI di Hotel Santika, Bandarlampung, Sabtu (6/12/2025).

Penetapan itu disampaikan langsung oleh Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP PDI Perjuangan, I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Dia juga menyampaikan empat poin penting hasil Rakerda, yakni:

  1. Menetapkan Winarti sebagai Ketua DPD PDIP Lampung Masa Bakti 2025–2030 berdasarkan hasil psikotes, evaluasi calon ketua DPD, serta keputusan rapat pleno DPP PDIP.
  2. Mengesahkan Palgunadi dan Kostiana sebagai Calon Personalia DPD PDIP Lampung.
  3. Menginstruksikan Ketua DPD terpilih menjadi ketua tim formatur bersama pimpinan sidang untuk menyusun struktur, komposisi, dan personalia kepengurusan.
  4. Menginstruksikan bahwa dalam penyusunan kepengurusan wajib memperhatikan dua nama calon personalia yang telah ditetapkan serta memastikan keterwakilan perempuan sedikitnya 30 persen dari total pengurus.

Pada saat pembukaan, Sudin memberi kode keras bakal tak memimpin lagi PDIP. Sekjen DPP PDIP Utut Adianto sebaliknya berharap dirinya yang ditunjuk sebagai penggantinya. Santer pula, Winarti.

Sudin menyampaikan kode keras bakal tak memimpin lagi PDIP Lampung pada sambutan pembukaan Konferda PDIP Lampung terkait peluangnya memimpin kembali PDIP Lampung periode 2025-2030. Sudin menjabat ketua PDIP sejak tahun 2017.

“Harus banyak pantun supaya gembira walaupun besok tidak jadi pengurus lagi, kata anggota Komisi IV DPR RI itu kepada para peserta yang juga disaksikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (RMD) para ketua partai dan tokoh lainnya.

Menurutnya, siapapun nanti yang akan dipercaya DPP PDIP untuk memimpin DPC PDIP Lampung harus didukung dengan penuh semangat dan penuh tanggung jawab, tidak boleh ada perpecahan.

“Tiga pilar partai harus semakin solid dan bergandengan tangan dengan seluruh unsur dan pemangku kebijakan, dalam memperjuangkan anggaran program yang berpihak kepada rakyat,” katanya.

Kemungkinan, Sudin sudah merasa tak akan dipilih lagi setelah ada penolak kan dari tokoh partai dan jebloknya hasil Pileg 2024 dari 19 jadi 13 kursi. Kursi Ketua DPRD Lampung juga melayang ke Gerindra. (Tim-Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *