LAMPUNG TENGAH – (KomalaNews.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, turut hadir dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Acara ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Lampung, Rahmad Mirzani Djausal, bertempat di Balai Keratun Lantai III, Bandar Lampung. Senin (13/4/2026).
Musrenbang 2026 merupakan forum penting yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan program kerja dan prioritas pembangunan di Provinsi Lampung. Dan Musrenbang Provinsi Lampung Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam menyelaraskan arah pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan Lampung harus bertumpu pada penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Ia menyebut sebagian besar masyarakat Lampung masih bergantung pada sektor tersebut.
“Sekitar sepertiga PDRB Lampung ditopang sektor pertanian, dengan jutaan masyarakat menggantungkan hidup di dalamnya,” ujar Gubernur.
Ia menjelaskan, luas lahan pertanian di Lampung mencapai sekitar 1,8 juta hektar dari total wilayah, dengan komoditas utama seperti padi, jagung, dan singkong mendominasi produksi.
Namun, selama puluhan tahun, sistem ekonomi pertanian dinilai belum berpihak kepada petani. Harga komoditas yang fluktuatif serta rantai pasok yang panjang menyebabkan keuntungan petani relatif kecil.
Gubernur Rahmad Mirzani Djausal juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam menyusun rencana pembangunan yang komprehensif serta berkelanjutan.
“Rencana pembangunan yang kita susun tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap program yang dicanangkan dapat menjawab tantangan yang ada di wilayah kita,” ujar Gubernur Djausal.
Plt. Bupati,I Komang Koheri, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif yang diambil Pemerintah Provinsi Lampung.
“Musrenbang adalah wadah bagi kita untuk mendengarkan suara masyarakat dan mencari solusi bersama. Kami di Lampung Tengah berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” kata Koheri.
Melalui keikutsertaan dalam Musrenbang Provinsi ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap adanya sinkronisasi yang kuat antara program daerah, provinsi, hingga nasional, sehingga pembangunan dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh berbagai perwakilan dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta, yang semuanya bersinergi untuk menciptakan rencana pembangunan yang efektif dan efisien. Diskusi yang berlangsung dalam forum ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan yang bermanfaat untuk seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Lampung. (Tim-Red)













