LAMPUNG TENGAH – (KomalaNews.com) – Dari Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Sampai di Bau limbah milik dapur SPPG Fajar Asri Kecamatan Seputih Agung dikeluhkan Siswa dan Masyarakat. Sebuah Vidio Viral di media sosial menunjukan ada nya ketidak sesuaian antara menu MBG dan pengelolaan Ipal milik SPPG Fajar Asri.
Menu MBG itu menjadi perbincangan setelah salah satu murid bercerita kepada awak media terkait menu MBG yang kadang kurang layak di konsumsi, seperti hal nya daging rendang yang kadang keras dan sambal telor yang terlalu pedas sampai di buah – buahan yang sudah tidak segar, “Anggur nya ujung nya sudah putih,” ungkapnya.
Lantas awak media coba mendatangi SPPG Fajar asri yang terletak di Kampung Fajar Asri Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah, pada saat sampai di lokasi awak media meminta izin untuk bertemu kepala SPPG Fajar Asri, namun sayang Kepala SPPG tidak berada di tempat sedang keluar kunjungan.
“maf pak kepala SPPG dan Tim sedang turun ke lapangan biasa nya siang mereka kembali nya” .
Setelah beberapa waktu berlalu awak media meminta izin untuk mendokumentasikan terkait kegiatan serta pengelolaan Ipal yang ada di SPPG Fajar Asri Kecamatan Seputih Agung. Namun betapa terkejut nya pada saat awak media mendokumentasikan terkiat kegiatan dan Pengelolaan Ipal terlihat sangat miris dan berbau tidak tidak sedap.
Kondisi tersebut di perkuat oleh pernyataan Salah seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada awak media bahwa bau limbah yang tercium berasal dari SPPG Fajar Asri, karna SPPG tersebut berada di tengah – tengah pemukiman masyarakat dan sangat menggangu aktifitas karna bau nya,”ucapnya.
Tak luput sampai disitu, pada saat awak media akan pergi seorang petugas SPPG mengampiri salah satu awak media dan berniat memberi uang tutup mulut, namun langsung di tolak awak media demi menjaga marwah Insan Pers.
Awak media coba menghubungi NS pemilik salah satu dapur yang ada di Kecamatan Seputih Agung, SPPG Fajar Asri melalui pesan whatsap dengan Nomor 08566428xxxx guna untuk meminta klarifikasi terkait pengelolaan dan kepemilikan dapur SPPG, awak media tidak mendapatkan jawaban dari NS ” Maaf lg bawa mbl perjalanan di tol… sy udh hub kepala sppg dan mitra.. mereka pastikam tiap hr selalu di bersihkan ..dan di angkat sisa makanan di limbah… dan masy jg blm pernah ad yg komplain terkait limbah… sy jg mendukung krn sdh di laporkan ke dinas limgkungan ya…. bagus lah ..biar sama2x di lihat sama dinas jg…
Terkait kata nya ad komplain rendang keras… dan buah tdk segar…
Kami selalu lakukan secara baik..dan tdk pernah sama sekali ad sekolah ato anak sekolah yg komplain…
Lebih bagus lg kl yg ngadu dan komplain di sebutkan agar zama2x kita ajak diskusi demi kebaikan dapur …
Sy jg mendukung utk membantu mengawasi … agar lebih baik lg..
Tp ap hub lari mya pemilik mantan napi ya .?
Boleh.. kalian punya hak kok… nti sy larang .. kalian tdk terima pastinya…
Krn udh rame jg di medsos… kami jg lg siapkan data dan semua nya …
Kami cm ingin berbuat yg terbaik ..kl pun di ksh saran.
Dan masukam..pasti kami sikapi kok…
Di ketahwi jika NS memiliki setidak nya lebih dari 3 dapur SPPG yang terletak di beberapa Kecamatan di antara nya Kecamatan Seputih agung, Kecamatan Gunung Sugih, Kecamatan Bangun Rejo, Kecamatan Bandar Mataram serta Kecamatan Seputih Mataram.
Atas pemberitaan ini awak media meminta kepada pihak pihak terkait untuk dapat turun langsung menyidak dapur milik NS yang tersebar di Kabupaten Lampung Tengah.(Tim-Red)













