Diduga Sarana Prasarana SMPN 2 Punggur Kurang Terawat, Penggunaan Dana BOS Jadi Sorotan.

Oplus_131072

LAMPUNG TENGAH – (KomalaNews.com) – Kondisi sarana dan prasarana di SMP Negeri 2 Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, menjadi sorotan. Sekolah tersebut diduga belum melakukan pemeliharaan fasilitas secara optimal meski telah menerima alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data yang diperoleh, SMPN 2 Punggur menerima Dana BOS sebesar Rp532.440.000 pada tahun 2023, Rp527.800.000 pada tahun 2024, dan Rp547.520.000 pada tahun 2025.

Dari hasil pantauan tim media pada 3 Agustus 2026, sejumlah bagian bangunan sekolah tampak memerlukan perhatian. Beberapa plafon terlihat rusak dan kondisi cat bangunan dinilai sudah kusam sehingga memunculkan pertanyaan mengenai pelaksanaan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.

Data yang diperoleh juga menunjukkan bahwa pada tahun 2025, alokasi Dana BOS untuk kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana pada tahap I sebesar Rp61.921.500 dan tahap II sebesar Rp30.818.000.

Saat tim media mendatangi SMPN 2 Punggur untuk meminta konfirmasi, Kepala Sekolah Rita Yusnely Aris tidak berada di kantor. Tim media kemudian bertemu dengan salah seorang wakil bidang kurikulum yang menyampaikan bahwa kepala sekolah sedang tidak berada di tempat.

«”Kepala sekolah tidak ada di kantor. Apa yang bisa dibantu, nanti saya sampaikan kepada kepala sekolah,” ujarnya.»

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMPN 2 Punggur belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi sarana dan prasarana sekolah maupun penggunaan anggaran Dana BOS yang menjadi perhatian tersebut. (Taufik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *