LAMPUNG TENGAH – (KomalaNews.com) – Dunia Pendidikan Lampung Tengah, kini menjadi sorotan publik setelah terdapat unggahan sebuah vidio yang menujukan jumlah data pembayaran BPJS Ketenagakerjaan Guru Non PNS dan Honorer Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Lampung Tengah Priode Januari – Mei tahun 2024 sebanyak 3.397 orang sesuai MoU BPJS Ketenagakerjaan Nomor : PER /1/01 2023 dan No 420/0187/01/D.a.VI 01/23 tgl 18/1/23 mencuat ke publik.
Didalam surat permintaan pembayaran langsung barang dan jasa (SPP – LS BARANG DAN JASA) Nomor : 900/044/DISDIK/01/D.a.VI.01/2024 tahun 2024. Jumlah Dana DPA – 5KPD/DPPA-SKPD/DPAL-SKPD Rp. 913.494.252.899,00.
Terindikasi di Mark’Up langsung oleh bendahara Dinas pendidikan Lampung Tengah, Eko Prianto. Karna pada saat awak media coba menghubungi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Sugiarsih S.pd.SD dan meminta klarifikasi nya yang bersangkutan menerangkan kepada awak media bahwasan nya diri nya kaget dan tidak mengetahwi sama sekali terkait kegiatan tersebut.
“ Aku GK pernah TTD itu. Dan itu bukan kegiatanku. Kok bisa ada namaku Ya saya waktu itu masih jadi kasubag up. Tapi saya GK pernah jadi pptk kegiatan itu dan saya pastikan itu bukan TTD saya,” Tegasnya.
Diwaktu yang bersamaan awak media juga langsung menghubungi Bendahara Pengeluaran Eko Prianto demi keberimbangan berita dan mendapati bahwasan nya bendahara lupa berapa jumlah yang di bayarkan dan menolak klarifikasi nya untuk di publikasikan.
“Lupa saya, saya buka dulu data 2024 nanti, nanti saya lihatin gak usah di publikasikan nanti saya kasih uang rokok, ini lagi mutus,”Ujarnya.
Dalam percakapan klarifikasi itu juga Eko Prianto selaku bendahara pengluaran mencoba memberikan suap kepada awak media agar jangan sampai di publikasikan. (Tim-Red)













